Isi Surat Putri Nurdin Halid | Anak Nurdin Halid

Isi Surat Putri Nurdin Halid anak ke 6 Nurdin untuk Indonesia. Tenyata pihak keluarga Nurdin Halid membuat pernyataan lain, ya Putri Nurdin Halid melakukan pembelaan untuk ayahnya lewat sebuah Surat.

Ditengah hujatan dan kritikan para penggila bola tentang kandidat ketua PSSI yang meloloskan hanya 2 calon saja. Kali ini Putri nurdin halid berusaha meyakinkan masyarakat melalui sebuah surat. Jika di baca sekilas memang isi daru surat anak Nurdin Halid ini ingin melakukan pembalaan terhadap ayahandanya.

Putri Nurdin Halid

Sebaiknya sobat baca sendiri dari sudut pandang semua. Ok langsung saja kutipan surat tersebut dari Tribunnews.

Salam damai rakyat Indonesia,

Perkenalkan saya Andi Nurhilda Daramata Asiah Indasari, putri Bapak Nurdin Halid yang belakangan ini sedang diributkan oleh orang-orang. Saya satu-satunya putri dari enam bersaudara anak pasangan Nurdin Halid dan Andi Nurbani. Dari susunan keluarga ini saja saya sudah bisa melihat bahwa ayah saya orang hebat. Gen laki-laki sangat kuat. Kentara sekali gen orang Bugis dengan karakter lelaki yang kuat. Ya, ayah yang dilahirkan di Watampone pada 17 November 1958 memang dari keluarga Bugis.

Saya sengaja menulis surat ini lantaran ayah terus menerus dihujat. Masyarakat tampaknya termakan berita-berita di televisi maupun surat kabar. Sebenarnya, kalau mau fakta yang sesungguhnya, ada baiknya melihat tayangan tvOne dan ANTV, atau baca vivanews.com. Ketiga media ini menyuguhkan berita-berita independen tanpa prasangka. Sementara media lain lebih berat untuk menjatuhkan ayah saya. Menurut saya ini bukan lantaran ketiga media itu milik keluarga Aburizal Bakrie, senior ayah saya di Golkar, tetapi media itu ditangani orang-orang profesional macam Karni Ilyas, maupun Uni Lubis.

Sesungguhnya, tak benar jika ayah serakah kekuasaan. Ayah saya sekadar bumper dari orang-orang lain. Kisruh calon ketua PSSI bukan lantaran ulah ayah saya, tetapi kerja tim verifikasi. Lalu, kenapa ayah saya yang dihujat? Ini kolektif PSSI bukan Nurdin Halid!

Buat apa ayah saya cari kekuasaan di PSSI? Toh sebagai pengusaha, ayah saya sudah kaya. Saya bangga punya ayah Nurdin Halid. Ia bertanggungjawab kepada keluarga. Ada hal berkesan darinya saat saya nikah tahun lalu. Ayah sungguh-sungguh memperhatikan kepentinganku. Aku bisa pesta di hotel mewah di Makassar, Hotel Clarion. Di ballroom pula! Pesta berlangsung meriah dengan balutan “kemegahan”. Ayah orang hebat, terbukti 8.000 orang undangan hadir di pesta pernikahanku.

Kata omku, Kadir Halid, khusus pesta pernikahan di Makassar menelan biaya Rp 1,5 miliar-Rp 1,8 miliar. Total biaya tiga acara, Jakarta, Makassar, dan Sinjai konon menghabiskan Rp 5 miliar. Untuk menghibur tetamu, keluarga juga menghadirkan artis ternama Tanah Air, duet Anang dan Syahrini. Mereka yang hadir di antara tamu very important (VIP) di antaranya Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo beserta istri Ayunsri Harahap yang memboyong belasan kepala dinas dan kepala biro di lingkup pemerintah provinsi (pemprov). Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh beserta istri, mantan Gubernur Sulsel Amin Syam beserta istri, serta mayoritas bupati di daerah ini juga hadir. Mereka di antaranya Bupati Soppeng Andi Soetomo, Bupati Takalar Ibrahim Rewa, Bupati Jeneponto Andi Radjamilo, Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid, Bupati Maros Hatta Rahman, Bupati Lutim Hatta Marakarma, pimpinan dan anggota DPRD, serta politisi di Sulawesi ini.

Jadi, kalau ayah saya sebagai koruptor, jelas tak ada yang mau hadir dalam pesta perkawinanku. Mana ada lelaki yang mau sama putri seorang koruptor. Malah aku bisa dipersunting keluarga biru, Andi Seto Gadhysta Asapa, putra seorang politisi terkenal Rudiyanto Asapa. Coba, seorang politisi tentu enggan berbesanan dengan koruptor.

Mertuaku tahu, Nurdin Halid bukanlah koruptor. Ketika ayah menjadi direktur Inkud, ia rela ditahan karena memuluskan impor minyak goreng. Padahal ayah membantu para pejabat agar memperoleh bagian dari impor itu. Ayah rela pasang badan di bui demi pertemanan dengan yang lain. Begitupun saat dituduh korupsi cengkeh, ayah saya hanya menjalani jual-beli!. Lalu ada lagi ribut-ribut ayah saya korupsi di PSSI, walah musykil itu. Tak ada uang dari Persisam. Tak ada uang terkait cek perjalanan Miranda Gultom. Ayah saya orang bersih, tetapi iklhlas untuk jadi bumper teman-temannya.

Ayah saya bertanggung-jawab dengan nama Nurdin Halid yang berarti “cahaya agama yang kekal”. Setiap jengkap langkah ayah senantiasa berpayung agama. Maka, ayah pun mementingkan naik haji. Ayah ingin berjalan di jalur Tuhan, bukan syetan yang punya nafsu serakah. Rasanya, rakyat Indonesia keliru menilai ayah saya. Justru saya yang tahu persis, ayah saya orang bersih yang hebat. Sebab, kalau ayah buruk hati pasti ditinggalkan teman-temannya. Sampai sekarang, termasuk di PSSI, orang masih setia kepada ayah. Lihat Om Nugraha Besus. Lihat Om Nirwan Bakrie. Mereka loyal terhadap ayah, karena Nurdin Halid memang cahaya agama.

Mudah-mudahan surat terbuka saya ini menjadi pencerah bagi saudara-saudaraku yang terperangkap gelap. Ayah saya datang membawa cahaya buat saudara-saudara rakyat Indonesia. Terimakasih.

Saya yang membanggakan ayah,
Andi Nurhilda Daramata Asiah Indasari

Tags: Surat Anak Nurdin Halid, Isi Surat Putri Nurdin Halid, Surat Putri Nurdin Untuk Rakyat Indonesia, Surat dari Keluarga Nurdin

Related Post




Category Article

24 Responses to “Fan2be”

  • Anonymous says:

    yang jadi saksi,yang korupsi,yang melindungi,dan yang menjadi bemper bagi mulusnya korupsi....maka sama dengan pelaku korupsi....

  • Anonymous says:

    rasanya "cahaya agama" tidak mengajarkan untuk riya dan takabur..masih banyak pasangan yang melakukan pernikahan secara sangat-sangat sederhana tetapi mendapatkan cahaya agama yang membuat keluarganya tentram...jangan sombong ah...

  • Suratnya asli dari putri nurdin halid ga?

  • Anonymous says:

    Anak yg goblok. Tentu saja bapakmu msh punya teman. Lha teman2 bapakmu juga sesama koruptor. Mertuamu yg katamu politisi itu, juga koruptor. Politisi mana yg tak pernah makan duit haram?

  • Anonymous says:

    mndingan qm mkir dlu dech,sbelum qm trlambat krena qm sdah mmbela ayahmu,,,
    law ayah qm orang jjur,truz uang sbnyak itu dri mnaa,mikir dongggg.!!!

  • Anonymous says:

    Banga banget mba pesta kawinan pake duit hasil ngerampok duit rakyat . . .
    ngga tau maluu, sama kaya bupaknya kagak punya urat malu

    benar kalo ada pepatah

    "buah jatuh tidak jauh dari pohonnya"

  • orang yg iba liat pssi says:

    km bangga bs kawin dngan mewah.... tapi uangnya g halal...astafirlullahhalazim...anak sama bapak sama aja kayaknya.... sama2 arogan... masih enak kaya hati..daripada kaya harta...harta g dibawa mati bu..lebih baik anda suruh bapak anda instropeksi diri..apa memang pantas tuk dihargai...klu pantas hargai juga orang laen....kan anda bilang udah kaya ..udah suruh jual beli cengkeh aja .ayah anda g usah urus pssi..

  • Anonymous says:

    waah cpe d'..Itu surat pembelaan apa surat pamer harta...ckckckkk...bukannya simpatik malah jd ill feel..

  • Anonymous says:

    kamu sebagai anaknya ga tau malu ya? sampai di beberkan segala bahwa bapak mu itu kaya, menghabiskan ber-Miliar miliar uang untuk pernikahan kamu? kamu bangga ya? di situ kamu bikin tulisan "AYAH SAYA ORANG BERSIH" kalau kamu PINTAR kamu harusnya tau bahwa BAPAK kamu udah pernah dipenjara! lantas masih mau di bilang BERSIH juga BAPAK kamu itu?

  • Anonymous says:

    bapak sama anak sama2 sampahnya
    sama2 goblok nya
    sama2 gak punya malu
    pamer duit rampokan lagi
    tolol!!!!

  • Anonymous says:

    harus di verifikasi nih suratnya.. agak2 janggal.. itu sih bukan pembelaan... tapi narsisme.... tapi salut deh buat hasil "mengarang indah" nya itu... terus kembangkan kemampuan "mengarang indah" nya

  • enastono says:

    Cahaya agama ?? emang nya bpkmu seorang nabi. !! ingat pertanggung jawaban bpkmu kelak dipertanyakan di akhirat..

  • Anonymous says:

    suratmu itu sama dengan kau semakin perkeruh suasana yg telah terjadi....
    mau diapa itu prestise uang 5 miliar yg jadi bahan publishmu..
    itu sama saja kau membuat malu dirimu dan orang yg kau bela.....

  • Anonymous says:

    yaaah..Sdri. Andi Nurhilda Matadarah..eh Daramata yang baik, sebaiknya jangan membawa nama/istilah agama dakam membela kemungkaran...bener kata temen yang menanyakan "kebersihan ayahmu" kok mau jadi pesakitan sendiri dipenjara??? jangan2 sdh ada "DEAL" untuk menutupi kejahatan yg lain, ya Nirwan & Aburizal Bekrie, misalnya harga 1 hari beliau dipenjara = Rp.100jt, tau aja kan negeri ini negeri para penjudi dan pemegang kartu truf politisi2 busuk dimanapun sehingga presiden pun tdk bisa bertindak apa2..hehe krn kartu trufnya sdh dipegang oleh Buapakmu, dan konco2nya...wslm

  • Anonymous says:

    klo mau membela, jgn terlalu mengumbar nominal rupiah,, mengarangx blum lulus.. smoga kita semua, berada pada trek yg lurus... amiin..

  • Anonymous says:

    orang bugis said ; banggano mbe' ko di acara bottingmu????aweeee.....tellolang,.....(maling)....doi na kocci ambo'mu tuuuh kasi'na' talinge'ko mbe...astagapirullah.....

  • Anonymous says:

    dasar anak goblok..................
    KALO MALING TERIAK MALING PENJARA PENUH KALEEEEEE
    Loe tu sekolah gak sih?????

  • Anonymous says:

    anak yang berbakti tavvi menuju neraka ?? udah jelas* si nurdin korupsi minyak goreng dengan yg lainnya ?? apa itu yg di namakan dengan cahaya agama ?? mikir dong udah jelas* dia pembawa perpecahan di indonesia ,,,

    pak andi , eh salah mba andi jangan menutupi keburukan dongg ,,,,dasar ahli neraka lou

  • Anonymous says:

    anak yg berbakti pada jurang neraka ???? yy iya lah sesama koruptor pasti berteman lakhh??? anda nikah sama anak polisi ,, akh da mertuanage tukang korupsi makanya gg di diributkan

    mikir attu andii

  • hedro putra wardoyo says:

    maling toh....hasilnya ...ya sama aja....! lihat tuh periksa darah dan daging kamu.....di bangun pake apa......uang rakyat!!! jk di neraka daging mu tak ubah nya ulat busuk yang di satukan jadi satu....tobat...kok malah JUMAWA!!sombong....eaalah..ternyata nama Andi di ibu mu...cuma tempelan aja...aku sebagai orang jawa yng bangga akan si" ayam jantan dari timur"/sultan hasanudin....ikut malu....!!

  • Anonymous says:

    nonton tv one yang tanpa prasangka. dasar cewek brengsek. tv one itu tvnya aburizal bakrie, yang pantatnya dijilat jilat sama nurdin paling brengsek sedunia. anak sama bapak sama brengseknya

  • Anonymous says:

    dasar.... keluarga koruptor kalee..???

  • Anonymous says:

    Bapakmu baik? Bersih? Ngaca jgn dikaca yg pecah & burem donk, katanya kaya ... beli yg baru di pasar senen napa? Baru komentar ... !

  • Anonymous says:

    Quote : "Coba, seorang politisi tentu enggan berbesanan dengan koruptor." Jangankan darah biru seorang presiden aja mau berbesanan ma koruptor. Melek donk

What's on Your Mind...

Note: Only a member of this blog may post a comment.